WE ALWAYS CARE PALESTINE !! admin | Monday, 24 July 2017

BAITUL MAQDIS TERJAJAH, Senin (Shehab News Agency):Para pakar militer di "Israel" memperingatkan, terus berlanjutnya ketegangan di Masjidil Aqsha akan menimbulkan terjadinya peningkatan jumlah pelaku aksi bela Masjidil Aqsha. Pun, gelombang perlawanan yang akan semakin meluas hingga ke wilayah jajahan ‘Israel’ lainnya.

Pakar militer ‘Israel’ Amir Bouchbot mengatakan pada situs berita berbahasa Ibrani, Walla, bahwa aksi tikam bela Masjidil Aqsha di permukiman ilegal Yahudi Halamish yang menewaskan tiga pemukim ilegal Yahudi adalah aksi ke tiga dalam sepekan terakhir. Menurutnya, hal itu disebabkan faktor ketegangan yang sedang terjadi di Masjidil Aqsha.

Insiden itu memaksa penjajah Zionis melakukan pembahasan mengenai aksi tersebut dan memperingatkan akan adanya aksi susulan dalam waktu dekat di tengah suasana tegang di Baitul Maqdis. Bouchbot menambahkan, ketegangan yang terus berlangsung di Masjidil Aqsha dapat menggelorakan gelombang perlawanan hingga ke wilayah penjajahan ‘Israel’ yang lain.

Masih menurut Bouchbot, jika ketegangan ini semakin berlarut-larut maka akan semakin sulit mengembalikan kondisi seperti semula. Bouchbot menilai, tugas serdadu penjajah dalam hal ini akan semakin sulit serta dilematis. Yakni, antara kepentingan untuk meredam suasana tanpa menyulut peperangan dengan rakyat Palestina dan kepentingan untuk mengamankan permukiman ilegal Yahudi, serta jalur-jalur utama di Tepi Barat terjajah. Situasi ini mengharuskan pimpinan penjajah Zionis meningkatkan jumlah personel dengan tambahan empat regu gerombolan serdadu.

“Pengambilan sikap oleh Badan Keamanan ‘Israel’ menunjukkan bahwa Masjidil Aqsha pusaka yang mengeratkan warga Muslim Palestina. Maka, ketegangan yang timbul di sekitarnya akan menyebabkan meningkatnya jumlah aksi pembelaan terhadap Masjidil Aqsha sebagai bentuk ancaman dan paksaan kepada ‘Israel’ agar segera menarik ulang keputusannya,” tambahnya.

Sementara Amous Hareil, pakar militer di surat kabar Haaretz menegaskan, ketegangan keamanan di Masjidil Aqsha menyalakan semangat aksi individual bela Masjidil Aqsha. Amous mengungkapkan, meski Badan Intelijen Militer ‘Israel’ berhasil mengatasi penyusupan ke permukiman ilegal Yahudi sejak awal Oktober 2015, namun kinerja mereka selama setahun runtuh hanya dalam sepekan setelah berhasil masuknya pelaku aksi tikam di permukiman ilegal Halamish karena terdorong oleh insiden yang terkait dengan Masjidil Aqsha.

Pengamat militer di surat kabar Yedioth Ahronoth, Ron Ben-Yeshai, menilai aksi di Halamish “strategis” dan “Islamis”. Itu terlihat dari antusiasme dukungan di media sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya. Oleh karena itu, Badan Keamanan ‘Israel’ memprediksi akan terjadi peningkatan aksi serupa.

Pendapat lain disampaikan media berbahasa Ibrani Channel 10 yang menyatakan bahwa Badan Keamanan ‘Israel’ telah meminta kepada otoritas penjajah agar menghentikan eskalasi demi mencegah semakin memburuknya situasi. “Situasi buruk ini dapat meluaskan gelombang amarah seperti yang terjadi pada Intifadhah Al-Quds, bahkan lebih buruk.”

Hari Jum’at (21/7) lalu tiga pemuda Baitul Maqdis gugur dan ratusan warga terluka diserang gerombolan penjajah Zionis saat menggelar aksi bela Masjidil Aqsha di pintu-pintu tempat suci ummat Islam itu dan sejumlah titik di Baitul Maqdis. Di hari yang sama, tewas pula tiga pemukim ilegal Yahudi dan satu pemukim ilegal lainnya terluka dalam aksi tikam yang dilakukan seorang pemuda Palestina di permukiman ilegal Yahudi Halamish, Ramallah. Penjajah Zionis lalu menembak pemuda tersebut dan menangkapnya.* (Shehab News Agency | Sahabat Al-Aqsha/Dul)

 

Bangsa Palestina memanggil kita. Situasi dan kondisi semakin memprihatinkan. Duka mereka, sesungguhnya adalah ujian bagi kita. Kita akan diuji, seberapa besar nilai solidaritas yang tertanam di dalam diri kita. Ayo, kita bersama-sama berkontribusi meringankan penderitaan bangsa Palestina. Kita Kuat, Kita Bersama!!!


Kami buka seluas-luasnya peluang berinfaq sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kita terhadap saudara kita di Palestina. Bagi yang hendak menitipkan zakat, infaq, shodaqoh, dan qurbannya, bisa hubungi layanan jemput melalui nomor telepon 022. 4217436 / Hp. 0811.2222.501 / 0813.222.555.23, #pzu #persis #lazpersis #pzubangkit #pzusukses #ayoberzakat #ayoberinfaq #ayobersedekah #savepalestine #shodaqoh #pusatzakatumat #persatuanislam #bandung #gaza #jawabarat #indonesia #palestina 

 

 

 

 

DONASI ARRUHAMA

Comments

belum ada komentar

Leave a Comment

  • Nama
  • Mail   
  • Komentar