URGENSI MEMAKMURKAN MASJID III | Wednesday, 26 October 2016

BERIKUT PETIKAN WAWANCARA KORESPONREN PUSAT ZAKAT UMAT (PZU) DENGAN Bidgar Pengembangan dakwah PP Persis, Dr. Tiar Anwar

 

Mohon penjelasan mengenai anjuran memakmurkan masjid !

Masjid ini sejak didirikan oleh rosul, pada saat rosul hendak berangkat hijrah dari mekah ke madinah ini sudah mempunyai fungsi yang strategis. Ketika nabi mendirikan masjid nabawi di madinah, beliau memfungsikan masjid ini sebagai pusat pergerakan umat islam di zaman itu. Jadi rosul bisa menyampaikan pemahaman mengenai ibadah dan aqidah yang disampaikan di masjid. Masjid dalam hal ini berfungsi sebagai pusat pengajaran islam, yang kedua masjid ini difungsikan sebagai sarana atau pusat sosial, lalu yang ketiga seringkali rosul membahas tentang masalah-masalah strategis keumatan didalam masjid, misalnya bagaimana strategi dalam menghadapi kaum kafir atau bagaimana strategi dalam menyebarkan agama islam dan sebagainya. Jika melihat fungsi masjid pada zaman Nabi, bahwa memakmurkan masjid adalah menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan pergerakan umat islam.

Mengenai Masjid, adakah tata cara atau kriteria-kriteria khusus sehingga sebuah masjid itu dapat dikatakan masjid yang makmur ?

Banyak dalam sejarah, fungsi-fungsi masjid yang diperankan pada zaman Nabi itu tidak lagi tertampung, karena mengingat perkembangan umat islam. Seperti misalnya kegiatan-kegiatan yang strategis itu sudah tidak bisa lagi dilakukan di masjid, karena terbatasnya tempat. Akhirnya kegiatan-kegiatan tersebut dipindahkan ke istana-istana atau pusat pemerintahan. Begitu juga untuk kegiatan-kegiatan ekonomi yang banyak dilakukan di lapangan atau di pasar. Aktivitas sosial juga, ada beberapa aktivitas lain yang tidak dilakukan di masjid. Seperti kegiatan pendidikan, yang pada awalnya Nabi selalu menyampaikan pemahaman aqidah dan wahyu di dalam masjid, tapi seiring berkembangnya teknologi pendidikan islam, akhirnya dialihkan ke madrasah ataupun sekolah-sekolah. Dengan demikian, masjid hanya berfungsi sebagai pusat ibadah saja.

Tetapi biasanya justru ketika masjid dijadikan sebagai pusat ibadah, masjid ini akan berkaitan pula dengan lembaga pendidikan, pasar bahkan pusat-pusat pemerintahan. Jadi walaupun masjid-masjid saat ini tidak berfungsi seperti pada zaman Nabi, tetapi masjid-masjid ini masih menjadi symbol dari peradaban islam. Semua kegiatan strategis seperti pusat kegiatan sosial, ekonomi, pemerintahan dan lain-lain selalu dikaitkan dengan masjid. Walaupun masjid itu sendiri lebih banyak digunakan untuk kegiatan ibadah saja, karena memang itu merupakan inti pokok dari fungsi masjid. Kemudian jika ada masjid yang dibangun secara mandiri, artinya masjid tersebut hanya digunakan sebagai tempat ibadah saja dan tidak bergabung dengan lembaga pendidikan, ekonomi dan sosial, maka fungsi dari masjid tersebut tidak strategis. Nah ini perlu dimakmurkan masjid nya dengan mengadakan berbagai kegiatan didalam nya.

 

In syaa Alloh di bulan Agustus-desember ini, PZU mempunyai program masjid bangkit. Sebagaimana yang telah dijelaskan bahwa salah satu memfungsikan kembali masjid di tataran ekonomi, maka PZU berencana mencari mustahiq yang berada di lingkungan masjid sekitar 10 orang, kemudian diberikan pelatihan mengenai kewirausahaan dan diberikan modal dengan syarat harus oleh orang yang selalu berjama'ah di masjid. Bagaimana tanggapan ustadz mengenai program masjid bangkit ini ?

Bagi saya ini program yang sangat baik, terutama sasarannya adalah masjid-masjid yang berada di pemukiman-pemukiman. Pada zaman Nabi salah satu fungsi masjid di tengah pemukiman adalah sebagai tempat pemberdayaan ekonomi. Seperti dibuat baitul maal di dalam masjid untuk menjamin terlaksananya berbagai aktivitas sosial dan untuk menjamin kebutuhan masyarakat terutama yang tidak mampu. Dan sekarang jika masjid akan membangkitkan hal itu kembali, memang sangat baik. Dan juga baitul maal ini harus diaktifkan lagi untuk menjadi jaring pengaman sosial dalam memberdayakan ekonomi masyarakat. Program ini sangat bagus sekali, hanya saja harus berbasis pada aktivitas jama'ah di masjid, jadi jangan sampai jama'ah yang mendapatkan bantuan dari baitul maal, dia justru tidak pernah dekat dengan masjid.

Apakah salah satu cara memakmurkan masjid itu dengan sara sepeti ini, atau ditambah dengan yang lainnya ?

Tentu harus ada penguat dari yang lain, nanti tidak hanya pemberian modal tetapi harus ada pembinaan-pembinaan atau ta'lim-ta'limnya. Karena selain butuh di bina secara ekonomi, umat juga butuh dibina secara spiritual terutama pada pemahaman seputar keagamaan. Oleh karena itu, program ini tidak hanya memberikan modal akan tetapi harus bisa menarik orang-orang yang mengikuti program ini dalam pemahaman terhadap agama juga dalam pengamalannya. Jadi tidak hanya memberikan bantuan secara ekonomi, tetapi tarbiyahnya juga harus dikuatkan.

 

Untuk menggulirkan program ini pasti membutuhkan dukungan dari jama'ah baik secara meteri maupun non materi, terkhusus dalam menyelenggarakan pelatihan-pelatihan mebutuhkan dana yang besar. Mungkin ustadz bisa mengajak kepada masyarakat khususnya masyarakat persis dan umumnya kepada umat islam !

Sarannya, jadi ketika PZU memberikan modal untuk program ini, syaratnya masjid itu tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah semata, akan tetapi dijadikan pula sebagai tempat kajian rutin. Jadi PZU selain support jama'ah, support juga masjidnya agar mengadakan kegiatan-kegiatan atau ta'lim-ta'lim yang akan meningkatkan pengetahuan seputar agama islam. Saya kira kalau ta'lim bukan hanya untuk mustahik saja, tetapi juga untuk orang-orang yang berada di lingkungan sekitar. Mungkin saja ada orang-orang yang mampu yang akan membantu program ini, bahkan untuk kedepannya masjid itu akan menjadi masjid yang mandiri dalam pengelolaan dan pemberdayaan ekonomi. Menurut saya, akan sangat lebih baik jika masjid-masjid itu di lepas, maksudnya masjid tersebut yang melakukan penggalangan dana dan pemberian bantuan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan bantuan. Dan jika hal tersebut sudah berjalan di tengah masyarakat, tentu fungsi pemberdayaan masjid sebagai pusat kebangkitan umat dan untuk membangun peradaban islam itu akan labih mudah dan cepat disebarkan. 

 

Comments

belum ada komentar

Leave a Comment

  • Nama
  • Mail   
  • Komentar