Erdogan akan Buka Kedutaan Palestina di Yerusalem Timur | Monday, 18 December 2017

Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan kembali niat Turki untuk membuka kedutaan di Yerusalem Timur, Minggu (17/12). Para pemimpin negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dalam pertemuan luar biasa di Istanbul, Turki, Rabu (13/12) mendeklarasikan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina.

Langkah itu diambil sebagai perlawanan dari klaim Amerika Serikat yang menyatakan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Kami telah mendeklarasikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina, tapi kami belum dapat membuka kedutaan di sana karena Yerusalem masih dijajah," kata Erdogan dalam pertemuan partainya, Partai Keadilan dan Pembangunan di Provinsi Karaman.


"Insya Allah kita akan membuka kedutaan di sana," kata Erdogan seperti dilansir surat kabar Turki, Hurriyet.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengungkapkan rencana Ankara untuk membuka kedutaan di Yerusalem timur, Kamis (14/12). Sehari setelah pertemuan tingkat tinggi luar biasa OKI yang mengecam rencana pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Langkah unilateral yang diambil Presiden AS Donal Trump pada 6 Desember lalu itu telah memicu kekerasan di wilayah Palestina dan aksi protes di berbagai belahan dunia. (nat)

Newsroom:

https://www.cnnindonesia.com/internasional/20171218083011-120-263069/erdogan-akan-buka-kedutaan-palestina-di-yerusalem-timur

 

 

 

DONASI ARRUHAMA

Comments

belum ada komentar

Leave a Comment

  • Nama
  • Mail   
  • Komentar