Login

Register

Login

Register

KH Rahmat Najieb

 

RAMADLAN adalah bulan kesembilan dari tahun Hijriyah. Kata Imam azzamakhsyari, nama-nama bulan di Arab itu sudah ada sebelum Islam datang, disesuaikan dengan keadaan dan waktu yang terjadi padanya. Ramadlan arti asal adalah hawa panas, karena saat itu matahari terasa dekat. Disebut Ramadlan diharapkan dosa dan kesalahan menjadi terbakar dan lenyap dengan amal-amal shalih.

  1. Pada bulan Ramadlan diturunkan Alquran untuk pertama kali

شَهْرُ رَمَضَانَ الذَِّيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِوَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ

Yaitu bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjukbagi manusia dan penjelasan- penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).(QS Albaqarah [2] : 185)

2. Diwajibkan padanya shiyam. Yang dimaksud pada QS Albaqarah [2] : 183 -184 adalah bulan Ramadlan. Ditegaskan kembali pada ayat selanjutnya

فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, hendaklah ia shiyam pada bulan itu, (QS Albaqarah [2] : 185)

Shahabat Thalhah bin Abdillah menerangkan, ada seorang Arab gunung bertanya kepada Rasulullah Saw

“Terangkan kepadaku, Apa yang telah Allah wajibkan padaku dari shiyam?” Jawab beliau, “(Yang wajib itu) bulan Ramadlan, kecuali jika engkau mau menambah dengan shiyam sunat.” (HR Albukhari)

3. Padanya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu Laylatulqadr. Pada QS Albaqarah : 185 disebutkan bahwa Alquran turun pada bulan Ramadlan, dalam QS Alqadr dijelaskan bahwa turunnya Alquran itu pada Laylatulqadr. Firman Allah,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِوَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِلَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada Laylatulqadr; Dan tahukah kamu apakah Laylatulqadr itu? Laylatulqadr (malam kemuliaan) itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS Alqadr [97] : 1- 3)

4. Diampuni dosa bagi shāim yang memenuhi ketentuan shiyam

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَاناً وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لهَُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنبِْهِ

Siapa yang shiyam pada bulan Ramadlan karena iman dan mengharap ganjaran dari Allah ia akan diampuni dosanya yang telah lalu. (HR. Albukhari)

َ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ فَعَرَفَ حُدُوْدَهُ وَتََحفَّظَ مَِّا يَنْبَغِىيَتَحَفَّظَ مِنْهُ كُفِرَ مَا قَبْلَهُ

Siapa yang shiyam Ramadlan ia tahu ketentuanketentuannya dan menjaga apa yang harus dijaga daripadanya, ia akan diampuni dosa-dosa yang telah lalu. (HR Ahmad, Abu Ya’la, Ibnu Hibban)

5. Siapa yang shalat malam Ramadlan dengan iman dan ikhlash karena Allah akan diampuni dosanya yang telah lalu;

مَنْ قَامَ رَمضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لهَُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Siapa yang berdiri shalat pada bulan Ramadlan karena iman dan mengharap ganjaran dari Allah ia akan diampuni dosanya yang telah lalu. (HR. Albukhari)

6. Pintu-pintu surga dibuka, Sabda Rasulullah Saw,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أبْوَابُ الَْجنَّةِ

Apabila datang bulan Ramadlan, akan dibukam pintu-pintu surga (HR Albukhari);

7. Pintu langit dibuka, pintu jahannam ditutup dan syetan dibelenggu. Sabda Rasulullah Saw,

إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أبْوَابُ السَّمَاءِ, وَغُلِّقَتِ أبْوَابُجَهَنَّمَ, وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِيْنُ

Bila Ramadlan telah masuk maka akan dibukakan pintu-pintu langit (rizqi), pintu-pintu jahannam ditutup, dan syetan-syetan terbelenggu. (HR Albukhari dan yang lainnya);

8. Rasulullah Saw dan para shahabatnya melaksanakan I’tikāf dan tadarus Alquran bersama Malaikat Jibril pada bulan Ramadlan; (HR Albukhari).

Umrah pada bulan Ramadlan sebanding dengan ibadah haji, sabda Rasuluٌllah Saw

فَِإنَّ عُمْرَةً في رَمَضَانَ حَجَّة

Sesungguhnya umrah pada bulan Ramadlan adalah hajji. (HR Albukhari dan Muslim)

10. Sepuluh malam terakhir lebih berkualitas dari hari-hari sebelumnya. Rasulullah Saw adalah orang yang sangat dermawan dan paling giat beribadah, tetapi memasuki 10 hari terakhir di Bulan Ramadlan beliau lebih dermawan dari biasanya, beliau lebih giat beribadah, menghidupkan (tidak tidur) malam-malamnya, dan membangunkan keluarganya. (HR Albukhari, Ibn Hibban dan yang lainnya).

Ramadlan disebut bulan barokah, Sabda Rasulullah Saw

أتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ

Telah datang kepadamu Ramadlan, bulan yang diberkahi. (HR Annasāi)

12. Bulan Ramadlan disebut juga bulan ibadah, bulan sabar, bulan pertolongan, bulan persamaan, bulan pengampunan dan bulan rahmat. Segala kebaikan waktu sepanjang hari dan malam ada pada bulan Ramadlan. Karena itu Rasulullah Saw bersabda

مَا أتَى عَلَى اْلمُسْلِمِيْنَ شَهْرٌ خَيْرٌ لهُمْ مِنْ رَمَضَانَ

Tidak datang kepada kaum Muslimin sebuah bulan yang lebih baik bagi mereka daripada Ramadlan. (HR Ahmad).

Open chat
1
Assalamualaikum Wr WB