Cianjur-pzu.or.id, Gempa Cianjur Senin kemarin menyisakkan banyak kisah yang tiada hentinya, banyak sekali rumah yang benar-benar rata dengan tanah, longsor yang terjadi di beberapa titik yang menyebabkan banyak akses jalan tertutup dan banyak menelan korban dan menurut data yang masuk masih ada kurang lebih 30 orang yang belum ditemukan.

Saat kejadian gempa pada Senin siang (21/11/2022) di mana hampir semua warga sedang beraktifitas salah satunya anak-anak sekolah yang masih di jam sekolah, Ada anak-anak yang sedang Sekolah Agama menjadi korban gempa yang awalnya dikira 2 orang tertimun ternyata setelah diselidiki dan dicari ada 4 anak yang tertimbun dengan pose berpelukan.

Ada kisah ibu meninggal, pada saat gempa sedang menyusui terkena reruntuhan rumah dan terbawa reruntuhan ke selokan, tapi dengan ijin Allah SWT anaknya selamat karena merangkak keluar. Ada juga bayi yang baru berumur 40 hari selamat dari reruntuhan dengan menyisakkan luka di wajahnya. Ada seorang nenek yang menjadi korban tekena reruntuhan dan tidak ada yang bisa membantu untuk menyelamatkannya. Karena saat kejadian semua orang fokus menyelamatkan dirinya sendiri.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar pun mereka kebingungan. Untuk makan, minum dan pakaian hanya berharap pada pemberian relawan. Sedangkan masih banyak daerah gempa yang belum tersentuh relawan karena akses jalan yang belum bisa dilalui karena memang kondisi di tempat kejadian benar-benar hampir semua rata dengan tanah.

Masihkan kita kurang bersyukur ? Jika bukan kita yang membantu siapa lagi ?

Sumber : Live Report Jia Pauziyah (Relawan PZU)