Cianjur-pzu.or.id, Duka mendalam masih dirasakan penyintas gempa bumi Cianjur (Senin, 21/11/2022) yang berskala 5,6 dan meluluh lantahkan hampir seluruh bangunan di beberapa wilayah Cianjur.Butuh waktu yang cukup lama untuk masyarakat Cianjur agar bisa kembali seperti sedia kala. Kerugian materi, non materi, dan tentunya psikis dirasakan masyarakat Cianjur.

Senin, (5/12/2022) Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis)  KH. DR. Jeje Jaenudin melakukan agenda kunjungan ke beberapa wilayah yang terdampak gempa di Cianjur. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah pembangunan Hunian Sementara (Huntara) yang terletak di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Kemudian ke wilayah Cugenang  dan berikutnya mengunjungi Posko utama Relawan, kunjungan Ketum PP Persis  ini berlangsung selama dua hari.

Hadir mendampingi Ketua Umum yakni Wakil Sekretaris Umum Ustadz Ir. H. Faisal Nursyamsi, Sekretaris Majelis Penasehat PP Persis, Prof. Dadan Wildan Anas, M. Hum, Direktur Pendayagunaan LAZ Persis (Pusat Zakat Umat) Heri Sholehudin, serta dr. Sony Ramdhani sebagai Ketua Siaga Bencana Persis.

Dalam kunjungan ini, Ketua Umum PP Persis berkesempatan untuk menyapa para penyintas gempa bumi Cianjur sembari memberikan nasihat, motivasi, dan tidak lupa juga melihat mushola darurat (sementara) yang sudah lebih awal didirikan oleh tim Respon Persis peduli yang terdiri dari LAZ Persis (Pusat Zakat Umat) dan Sigab Persis untuk para penyintas gempa bumi Cianjur. Ketum Persis mengapresiasi seluruh jamaah dan simpatisan yang telah berlomba-lomba membantu saudaranya yang saat ini terkena musibah gempa bumi di Cianjur, dengan berbagai peran dan kapasitasnya masing-masing, baik sebagai relawan dan juga donatur.

Ketum PP Persis juga memberi apresiasi untuk program Huntara (hunian sementara) berupa  tenda keluarga yang saat ini sudah berdiri sebanyak 47 unit. Rencana ke depannya, akan didirikan 1000 Huntara tenda keluarga yang kebutuhannya sangat mendesak bagi parapenyintas gempa bumi Cianjur mengingat butuh waktu yang cukup lama untuk para korban bisa membangun rumah seperti sedia kala.

Program Huntara tenda keluarga ini diharapkan bisa berjalan dengan baik mengingat butuh cukup dana untuk membangunnya. Oleh karenanya, Ketum Persis berharap masyarakat bisa bahu-membahu mendukung program ini guna membantu saudara kita yang sedang terkena musibah. K.H. Jeje Jaenudin menilai dampak lain musibah ini adalah kekompakan serta kesadaran untuk saling tolong-menolong.

“Dan memang inilah saatnya kita membuktikan falsafah hidup kita sebagai muslim yang sering kita gembar-gemborkan; ‘Kita ini seperti satu tubuh’. Ketika saudara kita yang terkena musibah, harus juga menjadi bagian penderitaan kita,” tambahnya.

Agenda hari kedua kunjungan Ketum PP Persis pada hari Selasa, 6 Desember 2022 diawali dengan shalat Shubuh berjamaah, Kemudian, agenda dilanjutkan Kultum bersama para pengungsi korban gempa Cianjur dan seluruh Tasykil PP Persis yang hadir beserta para relawan. Dalam kegiatan tersebut, Ketum Persis menyampaikan bahwa mengkontribusikan sebagian harta yang dimiliki untuk membantu saudara yang sedang membutuhkan adalah sebuah kebaikan. “Apapun yang dapat kita berikan berupa tenaga, pikiran, dan harta, maka berikanlah. Semua ini untuk meringankan beban saudara kita,” terangnya.

K.H. Jeje juga berpesan kepada seluruh jamaah dan masyarakat bahwa pada dasarnya memberikan bantuan itu baik. Apalagi jika bantuan itu dikoordinir secara rapih dan amanah, maka insya Allah akan jauh lebih baik. “Karena akan tepat sasaran, tepat guna, dan lebih bermanfaat. Jangan merasa khawatir saat memberikan bantuan yang dikoordinir oleh suatu lembaga amil zakat bantuan atau sodaqohnya tidak disalurkan,” terangnya.

Dirinya juga menekankan, akan lebih bagus lagi jika jamaah dan simpatisan Persis  memberikan bantuan lewat Lembaga Amil Zakat resmi milik Persis, yaitu LAZ Persis yang dikenal dengan nama Pusat Zakat Umat. “Bantuan ini akan lebih terdata dan laporannya jelas pada akhir program kegiatan ini,” tutupnya. RN