Pusat Zakat Umat (Laz Persatuan Islam) bekerjasama dengan Bidang Dakwah Pimpinan Pusat Persatuan Islam kembali menyelenggarakan pembekalan dan pelepasan para da’i yang akan dikirimkan ke daerah-daerah pelosok negeri, pelepasan para da’i dan guru ini dilaksanakan pada Kamis (29/12/2022) di Gedung Himpunan Haji Qornul Manajil H2QM Ciganitri Bandung.

 

Acara Pelepasan ini dihadiri oleh Ketua Bidang Dakwah PP Persis KH. Uus Muhammad Ruhiyat sekaligus menyampaikan pembukaan, Sekertaris Bidang Dakwah Ust. Deni Sholehudin M.Si, Bidang Garapan Dakwah Daerah Terpencil Ust. Yusuf  Tajri, Bidang Garapan Zakat Dr. Latief Awaludin,, Direktur Eksekutif Angga Nugraha dan Direktur Pendayagunaan Heri Sholehudin serta hadir juga para orangtua da’i.

 

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Pelaksana Ust. Yusuf Tajri, beliau menyampaikan kegiatan ini merupakan program yang sangat mulia sekali, karena bermanfaat bagi dunia dan akhirat, para da’i bertugas menyampaikan ajaran dan risalah nabi yaitu Islam,  dimana didalamnya terkandung kebaikan bagi dunia dan akhirat, siapa saja yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain, Maka itu akan menjadi pahala jariah yang akan terus mengalir. Semoga para da’i dan daiyah diberi kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan amanah tugas ini.

 

Tema kegiatan kali ini adalah membangun Indonesia menjaga akhlak bangsa. Program ini sudah berjalan selama 12 tahun, saat ini memasuki angkatan ke 12, Da’i yang akan dikirim sebanyak 24 da’i terdiri dari 13 laki-laki dan 11 perempuan yang dikirim menyebar ke 14 wilayah Provinsi di Indonesia diantaranya Sumatera Utara, Bengkulu, Riau, Lampung, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.

 

  1. Uus Muhammad Ruhiyat dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa Tugas da’i ini adalah mengabdi kepada masyarakat dengan cara membina dan membantu mereka meningkatkan pemahaman, terutama dalam hal keislaman. Dengan bekal dan persiapan yang tidak terlalu maksimal, diharapkan para da’i bisa fokus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, kami akan terus berusaha memberikan dukungan yang maksimal dan memperbaiki berbagai kekurangan supaya program ini berjalan dengan baik. Walaupun dai yang dikirimkan bukan dai yang sudah berpengalaman, karena semua lulusan STAI Persis Garut dan Bandung,  tetapi bukan berarti kita asal-asalan mengirimkan dai, karena mereka sudah dibina selama empat tahun diperkuliahan, dan kita berharap peserta kafilah duat harus bisa berbaur dengan masyarakat dan menjadi teladan di Masyarakat.

 

Tugas dakwah adalah bentuk pengabdian kepada Allah Swt. Ketika kita fokus dan memprioritaskan  Allah, maka Allah yang akan turun tangan. Berfikir positif akan mengantarkan kepada segala kebaikan, maka berhusnudzhanlah kepada Allah Swt, karena Allah sang pemberi kebaikan. Kerjakan tugas dengan tulus, maka masyarakat pun akan menerima kita dengan tulus. Berlomba-lombalah dalam kebaikan, maka kebaikan pun akan mendatangi kita. Bekali diri kita dengan tauhid, maka dimanapun kita berada, segalanya akan terasa mudah, dan dimudahkan, tutupnya. (RN)

 

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Infak program dakwah pelosok negeri di sini…